Make Money with site, guarante payment

your banner here 468 x 60
your banner here 468 x 60

Kamis, 27 Agustus 2009

PUisi Cinta

apakah aku terlalu cepat datang menghampirimu
untuk mengatakan betapa aku menyayangimu
apakah aku terlalu cepat untuk mengatakan
perasaan dalam hati ini , sejujurnya padamu
dan apakah aku terlalu cepat, untuk mengisi pikiranmu
padahal, bukankah pikiranmu masih terisi kenangan, yang belum sempat hilang ?
ku bisa merasa kan bagaimana rasa hatimu,
pasti bagai digilas banyak keraguan
antara kenanganmu dan cinta
semuanya hadir dalam hatimu,
saling berebut kedudukan
untuk bisa kau perhatikan dan untuk bisa kau sayangi
aku tidak punya apapun yang lebih indah
untuk bisa mengisi hatimu
kenanganmu pasti lebih indah dari kata-kataku
dan kenanganmu pasti lebih mesra dari tatapanku
aku, seperti seorang peri kesepian
memandang dan berharap
untuk kau cintai
untuk kau rindui
dan untuk kau temani
dalam satu sisi kehidupan
cintamu dan kenanganmu
derita lalumu, kebahagiaan lalumu,
apakah bisa menyatu dengan perasaan cintaku
salahku kah ?, terlalu cepat, membiarkanmu untuk memulainya



aku ingin berlari..
dan tak ingin menengok ke belakang..
hanya ingin berlari..
karna aku ingin berlari..
terus bertanya kenapa kita dilahirkan berbeda..
bertanyaku dalam kebersamaan kita..
apakah cinta salah memilih kita berdua..
sayangku..
aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu..
dan mengapa diriku sangat enggan untuk menjejakkan kakiku sendirian tanpa dirimu..
tapi cepat atau lambat memang kita harus berpisah bukan??
karna aku dan kamu BERBEDA
-aku yg dalam kebingungan..


aku datang ke dalam dirimu
ke lembahmu dengan senja mengerjap
di antara pohon rindang
dimana ada harap terbentang
di bening mata ada beriak lembut :
perjalanan yang tidak mudah
ada yang sulit diubah
kita memang keras kepala :
cinta mungkin bencana
tapi rasa ini juga anugerah
aku datang merengkuhmu
biarkan engkau juga menjangkauku
dalam lengkung alis matamu
dimana tubuh lelah yang berantakan
sejenak lelap dalam percintaan
lalu kita berkata :
segala yang mengerjap-ngerjap
bukanlah rindu yang cuma sekejap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar