Make Money with site, guarante payment

your banner here 468 x 60
your banner here 468 x 60

Rabu, 26 Agustus 2009

MUJIZAT NYANYIAN SEORANG KAKAK

Kisah nyata ini terjadi di sebuah Rumah Sakit di Tennessee, USA. Seorang ibu muda, Karen namanya sedang mengandung bayinya yang ke dua. Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael anaknya pertama yang baruberusia 3 tahun bagi kehadiran adik bayinya. Michael senang sekali akanpunya adik. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. Dankarena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yangmasih di perut ibunya itu. Nampaknya Michael amat sayang sama adiknya yangbelum lahir itu.
Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh di luar dugaan,terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michaeldilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruksehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen;bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi.
Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisapasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburanbuat putrinya sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Lain halnya dengan kakaknyaMichael, sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus!
Mami, ... aku mau nyanyi buat adik kecil! Ibunya kurang tanggap.Mami, ... aku ingin nyanyi! Karen terlalu larut dalam kesedihan dankekuatirannya.Mami, ... aku kepingin nyanyi! Ini berulang kali dimintaMichael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap rengekanMichael rengekan anak kecil.Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak.Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. Baik,setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya.Mumpung adiknya masih hidup! Ia d icegat oleh suster di depan pintu kamarICU. Anak kecil dilarang masuk! Karen ragu-ragu. Tapi, suster.... sustertak mau tahu; ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk! Karenmenatap tajam suster itu, lalu katanya: Suster, sebelum menyanyi buatadiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhirkalinya bagi Michael melihat adiknya! Suster terdiam menatap Michael danberkata, tapi tidak boleh lebih dari lima menit!.Demikianlah kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawamasuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. Michael menatap lekat adiknya ... lalu dari mulutnya yangkecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring "... You are mysunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are grey ..."Ajaib! si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayangdari kakaknya.You never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshineaway. Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru melihat danmenatapnya dengan tajam dan terus, ... terus Michael! teruskan sayang! ...bisik ibunya ... The other night, dear, as I laid sleeping, I dream, Iheld you in my hands ... dan sang adikpun meregang, seolah menghela napaspanjang. Pernapasannya lalu menjadi teratur ... I'll always love you andmake you happy, if you will only stay the same ... Sang adik kelihatanbegitu tenang ... sangat tenang.Lagi sayang! bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terusbernyanyi dan ... adiknya kelihatan semakin tenang, relax dan damai ...lalu tertidur lelap.Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isakmenyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadianyang baru saja ia saksikan sendiri.Hari berikutnya, satu hari kemudian si adik bayi sudah diperbolehkanpulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah therapyajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai Mujizat Kasih Ilahi yangluar biasa, sungguh amat luar biasa! Tak bisa mengungkapkan dengankata-kata.Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwamemang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkanmulut kecil si Michael untuk mengatakan "How much I love you."Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil"Michael" untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yangmustahil bagiNYA bila IA menghendaki terjadi.Note:Kadang hal-hal yang menentukan, dalam diri orang lain ...Datang dari seseorang yang kita anggap lemah ...Hadir dari seseorang yang kita tidak pernah perhitungkan ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar